Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan
Minggu, 05 Januari 2014
Cerita Liburan Natal dan Tahun Baru
Singkat cerita liburan ini diisi oleh kegiatan yang super sibuk,
Planning yang semula ingin berlibur, bertemu teman2 ternyata lenyappp sudah.
Berawal dari berangkat ke Probolinggo, mencari data2 awal penelitian disana. Hari pertama diwarnai dengan peninjauan kembali TKP praktek aborsi yang dilakukan oleh seorang dukun pijat. Hari kedua dan ketiga diisi oleh pantauan ke pos-pos pengamanan di sekitar Probolinggo serta pengamanan gereja. Namun pada hari terakhir juga "diajak" untuk membubarkan tawuran pendukung futsal antardesa.
Saya kira sampai disitu saja pekerjaannya, ternyata unit dari Polda Jatim berencana menangkap DPO curanmor. Bersama Kapolsek Wonoasih, Kanit Ranmor Unit III Ditreskrimum Polda Jatim dan kasat Reskrim Polres probolinggo Kota bergerak ke TKP untuk melakukan penggerebekan.
Mission complete !!!
Hari keempat dan kelima, saya nongkrong di ruang Kanit PPA, sesekali ke ruang Kaur Bin Ops Serse untuk fotocopy. Alhamdulillah data-data untuk keperluan skripsi terkumpul sudah. Tiap malam pun harus rela pulang jam 1 pagi untuk patroli ke pos-pos pengamanan, hingga operasi dalam rangka ops lilin.
Nahas sekali hari keenam, saat itu saya perjalanan pulang ke Surabaya, itupun karena seseorang sms "starbuck gc sekarang", angka speedometer bertahan di 90 hingga jalanan memasuki perbatasan Pasuruan-Probolinggo macet. Saya heran mengapa tak ada satupun kendaraan lewat di jalur yang berlawanan arah. Insting Polisi pun datang, saya membelok ke jalanan yang berlawanan arah dan memarkir mobil di tepi kanan jalan. Saya pun mendekati kerumunan tersebut, semula saya kira di depan RSUD ada perkelahian namun saya salah, beberapa sosok tubuh terkulai lemas dan ada yang tak bergerak di jalanan saat itu. Sebuah pick-up bertabrakan dengan tronton, darah, pecahan kaca dan teriakan-teriakan tergambar saat itu. Saya mencoba sms bahwa saya memilih pekerjaan drpda harus ke Surabaya.
Panik, adalah perasaan saya saat itu. Mencoba mengangkat korban, namun akhirnya ragu juga karena ia mengerang kesakitan, rupanya kakinya patah. Proses evakuasi berjalan setengah jam, dan mengakibatkan macet sepanjang 10km. Kapolda Jawa Timur, Dirlantas, Kakorlantas, Kabaharkam pun turun ke lapangan. Olah TKP dilakukan malam hari dengan menutup setengah badan jalan. Dan akhirnya bisa pulang ke Surabaya pukul 11 malam dan sampai pukul 2 pagi.
Sesampai di rumah, kesialan berlanjut lagi. Pintu samping tertutup meja pimpong yang ambrukk. Sebagai anak laki2 satu-satunya saya segera naik ke dalam loteng layaknya maling rumah. Keluar lewat lubang di kamar adek saya. Kesialan pun berlanjut, ternyata si adek mengunci kamarnya dari luar. Namun entah ilmu darimana kunci pintu dapat saya ambil dengan sebatang besi cor2an. Darah mengucur, rupanya ketika saya masuk ke loteng pucukan besi menggores kulit tangan saya.
Finnaly, semua bisa masuk ke dalam rumah. Legaaa........
Ada banyak hikmah yang dapat saya ambil dari hari-hari yang berlalu itu "terkadang apa yang kamu rencanakan gag bakalan sesuai dengan kenyataan, namun berbahagialah sesungguhnya selalu ada kebahagiaan dibalik kesedihan, ALLAH punya rencana yang lebih indah"
"Tua itu pasti, dewasa itu pilihan"
Senin, 02 Desember 2013
SADGENIC BOOK
suatu hari seorang teman menanyakan pada saya, apakah saya pernah membaca buku SADGENIC. Hmm saya tidak memiliki bukunya namun saya gemar sekali membuka web nya. SADGENIC adalah karya dari Rahne Putri .
Kata-katanya yang menarik membuat saya gemar membaca karya karyanya, terkadang saya juga membuat puisi dengan gaya kata yang hampir sama, meskipun tak sehebat dia.
Kalo uda denger puisinya apalagi dari rekaman yg ada di souncloud, lumerr deh pokoknya.
Dunia nya seperti bercerita, tergambar di pikiran saya.
"Aku ingin berkenalan dengan masa lalumu dan menemani masa depanmu. Sekarang di bangku masing-masing, biarlah mata ini saling menjabat, dan hati semakin tertambat." -Rahne Putri
Dulu sewaktu SMA saya rajin bikin puisi. Kadang-kadang saya kasi ke temen-temen sekelas. Cewek kan paling suka dibikinin puisi. Tapi masalahnya saya kurang berani ngasi langsung (Dan belum pernah nyoba langsung). Bisa malu kalo ternyata isinya jelek. Bahkan saya pernah bikin lagu, tapi lupa aku taruh dimana filenya.
Tapi sekarang otak mellow saya uda berkurang. Tapi kadang masi sering sih bikin puisi-puisi kecil buat mantan. Puisi itu tempat orang curhat tapi tersirat, tempat orang berkata lewat bisikan dan tempat orang membelai tanpa sentuhan.
"Cinta memang gag bikin bumi berputar, tapi cinta lah yang bikin perputarannya lebih berharga"
Kata-katanya yang menarik membuat saya gemar membaca karya karyanya, terkadang saya juga membuat puisi dengan gaya kata yang hampir sama, meskipun tak sehebat dia.
Kalo uda denger puisinya apalagi dari rekaman yg ada di souncloud, lumerr deh pokoknya.
Dunia nya seperti bercerita, tergambar di pikiran saya.
"Aku ingin berkenalan dengan masa lalumu dan menemani masa depanmu. Sekarang di bangku masing-masing, biarlah mata ini saling menjabat, dan hati semakin tertambat." -Rahne Putri
Dulu sewaktu SMA saya rajin bikin puisi. Kadang-kadang saya kasi ke temen-temen sekelas. Cewek kan paling suka dibikinin puisi. Tapi masalahnya saya kurang berani ngasi langsung (Dan belum pernah nyoba langsung). Bisa malu kalo ternyata isinya jelek. Bahkan saya pernah bikin lagu, tapi lupa aku taruh dimana filenya.
Tapi sekarang otak mellow saya uda berkurang. Tapi kadang masi sering sih bikin puisi-puisi kecil buat mantan. Puisi itu tempat orang curhat tapi tersirat, tempat orang berkata lewat bisikan dan tempat orang membelai tanpa sentuhan.
"Cinta memang gag bikin bumi berputar, tapi cinta lah yang bikin perputarannya lebih berharga"
Sabtu, 30 November 2013
SKRIPSI dan segala ceritanya
SKRIPSI adalah kumpulan huruf yang apabila dirangkaikan dan dibaca sesuai EYD membuat orang yang mendengarnya takut, terkejut, terutama mahasiswa yang udah tingkat akhir.
Singkat cerita skripsi saya udah sampai di Bab II dan akan segera merancang Bab III.
Banyak cerita dibalik pembuatannya, mulai dari hunting buku dari gramedia ampe ke loak-loakan, beli kertas hampir 4 rim, sampai yang paling tidak mengenakkan adalah putus dengan seseorang.
Tiap manusia punya jalan kehidupan. Sama seperti Skripsi, skripsi itu kayak ujian dari smua perjalanan hidup di bangku kuliah, dari awal ampe akhir. Di dalam skripsi, mahasiswa menggunakan bidang keilmuannya untuk menganalisa fenomena atau masalah yang diangkat secara sistematis.
Kali ini saya mengangkat masalah Alternative Dispute Resolution, sedikit yang mengetahui hal ini, namun sesungguhnya ADR sudah sering diterapkan di kalangan masyarakat. Musyawarah, adalah salah satu contohnya.
Lanjut lagi masalah kehidupan, memang akhir akhir ini gag ada enaknya. Yang namanya cobaan, godaan datangnya kayak hujan gerimis, kecil - kecil tapi datangnya terus-terusan.
Saya akhirnya bertanya pada seorang teman spiritual saya nan jauhh disana.
Tiada jawaban yang pasti, namun saya mengutip beberapa kata-katanya.
"Terkadang kupu-kupu itu datang untuk dilihat, dikagumi warnanya, bukan untuk ditangkap. Karena yang harus kmu tangkap itu bukanlah yang bisa dilihat, bukan yang bisa dikagumi. Tapi yang bisa dirasakan meski kupu-kupu itu tak ada disana"
"Jangan menyalakan lampu karna kmu takut akan kegelapan, tapi nyalakan lampu itu karna kamu membutuhkan sinarnya untuk menemanimu dalam gelapnya mimpi"
"Kmu gag sendirian, kan masih ada Tuhan. Sesungguhnya jarakmu dengan Nya hanya sebatas kening dan tempatmu bersujud. Kalo curhat sama manusia ya ga bakal ngerti, makanya curhat sama yg mbikin manusia, Dia pasti lebih ngerti"
Kata-kata ringan yang punya arti buat saya. Pikir-pikir ngapain juga sedih, justru kita harus sering bersyukur. Tuhan punya rencana lain buat kita, dan saya yakin rencana itu lebih indah. Dan saya harus menunggu saat itu.
"Cinta manusia bukanlah sebuah cinta yang abadi, Karena cinta yang abadi hanya milik Allah semata"
Kamis, 21 November 2013
Monumen Ambarawa, Kereta Api dan Rawa Pening
Singkat cerita nih cuma liburan singkat alias pesiar,....
Daripada nganggur di Semarang, akhirnya kepikiran untuk mengunjungi salah satu monumen yang sering disebut - sebut di buku pelajaran pas SMA. Namanya Palagan Ambarawa.
Dalam otak udah kegambar betapa megahnya monumen disana, dan ternyataa........
Yaa lumayan lahh, banyak anak - anak SMA pacaran. Jauhhh dari perkiraan. Tapi seenggaknya bisa nikmatin diorama perjuangan pahlawan di masa lalu. Ditambah beberapa koleksi senjata dan perlengkapan tentara saat itu.
Lanjut deh ke Rawa Pening. Angin yang cukup kencang ketika saya memacu kecepatan mencapai 80 km/jam di jalanan lurus bypass Ambarawa. Tiba di tempat yang indah banget pemandangannyaa.
Rawa Pening adalah danau yang terletak diantara Salatiga, Ambarawa dan Magelang. Banyak tambak dan persawahan di daerah situ. Pokoknya precious moment dehh kalo menjelajah ke kota Ambarawa...
Lanjut lagi ke Monumen dimana pertama kali Kereta Api bermula. Letaknya dekat dengan lapangan Sudirman. Namun beberapa fasilitas masih ditutup untuk perbaikan.
Sekitar jam 6 sore saya balik ke Semarang. Meskipun badan udah pegel - pegel tapi kesan yang saya bawa hari ini luar biasaaa. Besok pesiar hari Minggu, lanjut dehh ke "Malang" nya kota Semarang namanya Umbul Sidomukti :)
*Tak perlu takut untuk mencoba, tak perlu takut untuk gagal, karena keberanian untuk mencoba dan gagal adalah satu langkah menuju keberhasilan*
Daripada nganggur di Semarang, akhirnya kepikiran untuk mengunjungi salah satu monumen yang sering disebut - sebut di buku pelajaran pas SMA. Namanya Palagan Ambarawa.
Dalam otak udah kegambar betapa megahnya monumen disana, dan ternyataa........
Yaa lumayan lahh, banyak anak - anak SMA pacaran. Jauhhh dari perkiraan. Tapi seenggaknya bisa nikmatin diorama perjuangan pahlawan di masa lalu. Ditambah beberapa koleksi senjata dan perlengkapan tentara saat itu.
Lanjut deh ke Rawa Pening. Angin yang cukup kencang ketika saya memacu kecepatan mencapai 80 km/jam di jalanan lurus bypass Ambarawa. Tiba di tempat yang indah banget pemandangannyaa.
Rawa Pening adalah danau yang terletak diantara Salatiga, Ambarawa dan Magelang. Banyak tambak dan persawahan di daerah situ. Pokoknya precious moment dehh kalo menjelajah ke kota Ambarawa...
Lanjut lagi ke Monumen dimana pertama kali Kereta Api bermula. Letaknya dekat dengan lapangan Sudirman. Namun beberapa fasilitas masih ditutup untuk perbaikan.
Sekitar jam 6 sore saya balik ke Semarang. Meskipun badan udah pegel - pegel tapi kesan yang saya bawa hari ini luar biasaaa. Besok pesiar hari Minggu, lanjut dehh ke "Malang" nya kota Semarang namanya Umbul Sidomukti :)
*Tak perlu takut untuk mencoba, tak perlu takut untuk gagal, karena keberanian untuk mencoba dan gagal adalah satu langkah menuju keberhasilan*
Jogja, Bakpia, dan Ketep Pass
Saat itu tanggal 9 September 2013, liburan IBL saya manfaatkan untuk jalan - jalan ke Jogja. Sejujurnya ini tanpa persiapan dan untungnya ada Nanda (teman saya, red) yang menawarkan untuk tinggal di rumahnya daerah Sleman kecamatan Godean.
3 jam perjalanan dari Semarang ke Jogja, jalanan yang naik turun dan berliku - liku. Untung aja naek motor, karena jalanan macet parah gara - gara truk pasir yang berjalan pelan ketika turunan atau tanjakan. Sesampainya di Jogja pukul 10 malam, langsung deh malem itu kuliner belut goreng, sedaaapppp.....
Sampai di rumah Nanda, saya pun istirahat sebentar dan bermaksud jalan - jalan ke kota. Ya mumpung malem minggu. Beberapa teman SMA yang ada di UGM berusaha saya hubungi, ternyata mreka ada di luar kota semua.
Langsung deh tujuan pertama ke alun - alun selatan, kami tergoda dengan orang - orang yang mencoba mitos di beringin besar di tengah lapangan.
Okayy, I has tried it andd......... I got itt, baru nyoba 2 kali padahal (girangnya bukan main)
Sementara teman saya agak apes malam itu, nyoba 6 kali gag bisa - bisa, akhirnya kami pun istirahat sambil makan ronde angsle.
Sekitar jam 1 malam kamipun pulang dan lekas beristirahat karena besokk.......
KETEP PASSSS....
Ketep adalah nama daerah di Magelang, letaknya di lembah Gunung Merapi. Bila cuaca lagi terang - terangnya pemandangan Gunung Merapi dari kejauhan kelihatan jelas banget. Setelah ke Ketep, kami berjalan - jalan ke air terjun, lumayan menguras tenaga karena letaknya yang cukup jauh, dan harus ditempuh dengan jalan kaki.
Bakpia, makanan favorit sayaa. Langsung dehh cap cuss ke pabriknya kalo mau beli murah. Dan berbelanja baju di pasar Bering Harjo.
Liburan 3 hari kerasa cepet bangettttt.............
*Bukan batu besar yang bisa bikin kita berhenti berjalan, tapi kerikil - kerikil kecil yang bikin kita terpeleset ketika melangkah*
3 jam perjalanan dari Semarang ke Jogja, jalanan yang naik turun dan berliku - liku. Untung aja naek motor, karena jalanan macet parah gara - gara truk pasir yang berjalan pelan ketika turunan atau tanjakan. Sesampainya di Jogja pukul 10 malam, langsung deh malem itu kuliner belut goreng, sedaaapppp.....
Sampai di rumah Nanda, saya pun istirahat sebentar dan bermaksud jalan - jalan ke kota. Ya mumpung malem minggu. Beberapa teman SMA yang ada di UGM berusaha saya hubungi, ternyata mreka ada di luar kota semua.
Langsung deh tujuan pertama ke alun - alun selatan, kami tergoda dengan orang - orang yang mencoba mitos di beringin besar di tengah lapangan.
Okayy, I has tried it andd......... I got itt, baru nyoba 2 kali padahal (girangnya bukan main)
Sementara teman saya agak apes malam itu, nyoba 6 kali gag bisa - bisa, akhirnya kami pun istirahat sambil makan ronde angsle.
Sekitar jam 1 malam kamipun pulang dan lekas beristirahat karena besokk.......
KETEP PASSSS....
Ketep adalah nama daerah di Magelang, letaknya di lembah Gunung Merapi. Bila cuaca lagi terang - terangnya pemandangan Gunung Merapi dari kejauhan kelihatan jelas banget. Setelah ke Ketep, kami berjalan - jalan ke air terjun, lumayan menguras tenaga karena letaknya yang cukup jauh, dan harus ditempuh dengan jalan kaki.
Bakpia, makanan favorit sayaa. Langsung dehh cap cuss ke pabriknya kalo mau beli murah. Dan berbelanja baju di pasar Bering Harjo.
Liburan 3 hari kerasa cepet bangettttt.............
*Bukan batu besar yang bisa bikin kita berhenti berjalan, tapi kerikil - kerikil kecil yang bikin kita terpeleset ketika melangkah*
Bikin Skripsi
Udah lama gag nge post. Lagi sibuk ma sripsi....
Sebenernya uda banyak juga perjalanan saya tempuhh, hehe
Mulai dari mbolang ke Jogja, Ambarawa sampe maen - maen ke Umbul Sidomukti
Bakalan saya rangkum deh minggu ini
Kalo kata temen - temen SMA, saya ini Polisi gaul, sosmed, alias eksis di dunia maya
Ya minimal punya merek lahh daripada temen - temen yang lain.
O iya cerita sedikit tentang skripsi saya,
saya tertarik buat meneliti Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga,.
Yang kita tahu selama ini sistem penegakan hukum hanya dapat dilakukan melalui ranah pengadilan.
Akan tetapi ada metode baru yang namanya ADR atau Alternative Dispute Resolution.
Pokoknya bakal saya ulas juga apa itu ADR dan semacamnya.
Biar blog ini lebih berbobot dan bermanfaat, bakal saya lampirkan pula file - file pelajaran yang bisa diakses kawan - kawan yang membutuhkan.
Juga info - info tentang kemahasiswaan, tentunya yang masih berhubungan ma profesi saya hehehe...
*Jangan pernah menyerah, karena ketika kita mulai menyerah, kita gag pernah tau seberapa dekat kita dengan keberhasilan*
Sebenernya uda banyak juga perjalanan saya tempuhh, hehe
Mulai dari mbolang ke Jogja, Ambarawa sampe maen - maen ke Umbul Sidomukti
Bakalan saya rangkum deh minggu ini
Kalo kata temen - temen SMA, saya ini Polisi gaul, sosmed, alias eksis di dunia maya
Ya minimal punya merek lahh daripada temen - temen yang lain.
O iya cerita sedikit tentang skripsi saya,
saya tertarik buat meneliti Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga,.
Yang kita tahu selama ini sistem penegakan hukum hanya dapat dilakukan melalui ranah pengadilan.
Akan tetapi ada metode baru yang namanya ADR atau Alternative Dispute Resolution.
Pokoknya bakal saya ulas juga apa itu ADR dan semacamnya.
Biar blog ini lebih berbobot dan bermanfaat, bakal saya lampirkan pula file - file pelajaran yang bisa diakses kawan - kawan yang membutuhkan.
Juga info - info tentang kemahasiswaan, tentunya yang masih berhubungan ma profesi saya hehehe...
*Jangan pernah menyerah, karena ketika kita mulai menyerah, kita gag pernah tau seberapa dekat kita dengan keberhasilan*
Selasa, 17 September 2013
Dampak Modernisasi, Lingkungan Hidup dan Fasilitas Umum
Modernisasi saya artikan sebagai langkah atau tindakan untuk memperbaharui suatu keadaan menjadi lebih baik sesuai dengan perkembangan zaman. Tindakan ini langsung atau tidak langsung pastinya memiliki pengaruh terhadap faktor-faktor lainnya. Positif atau negatif, itu yang harus dipikirkan sebelum melakukannya.
Jepang, setelah Hirosyima dan Nagasaki, negara tersebut berkembang dengan pesat, modernisasi diadakan dimana-mana. Mulai dari barang kebutuhan sehari-hari hingga infrastruktur bangunan disana menjadi trendsetter untuk negara-negara lain. Tapi itu tak mempengaruhi kehidupan warganya. Semangat Bushido yang pantang menyerah tetap dipegang teguh disetiap lini kehidupannya. Lain pula di Amerika Serikat, modernisasi yang diciptakan membuat banyak perubahan. Perkembangan perdagangan, pertanian membuat negara ini menjadi acuan ekonomi bagi negara-negara dunia. Jeleknya masyarakat disana tidaklah mempertahankan identitas mereka, suku Indians yang tersingkir keberadaannya hingga pencemaran udara, suara dan banyak lagi.
Begitu pula dengan Indonesia, sebagai langkah Modernisasi Indonesia tidak mau kalah dengan negara-negara tetangga. Tentunya hal ini diharapkan agar reputasi Indonesia di mata dunia tidak dipandang sebelah mata. Kita bisa lihat Jakarta yang kini penuh dengan gedung bertingkat, Hotel, apartemen, lalu lintas kendaraan dimana-mana. Sayangnya ini tidak dibarengi dengan antisipasi dari tindakan tersebut, adanya banjir, macet, polusi, kualitas udara yang tidak memenuhi standar, adalah sebagian gambaran "keruwetan" Jakarta.
Dan sebagai bentuk modernisasi pula rencananya akan dibangun beberapa pulau di Teluk Jakarta. Pulau-pulau ini nantinya akan diproyeksikan sebagai hunian, pertokoan maupun bangunan. Konsepnya berdasar pada pembangunan Palm Island, di Dubai. Tahapnya adalah dengan mengeruk sebagian lahan di teluk Jakarta lalu ditimbun dengan tanah hingga terbentuk Pulau yang diinginkan.
Yang jadi pertanyaan, Bagaimana dengan Biota laut disana ? Bagaimana kehidupan masyarakat disekitar Teluk Jakarta yang mata pencahariaannya menangkap ikan disana ? Dan yang lebih besar lagi adalah kepentingan umum, PLTGU Muara Karang yang terletak di area Teluk Jakarta. Bagaimana bila keadaan air tidak memenuhi standar dan PLTGU tidak dapat beroperasi kembali ? Itu artinya pasokan listrik di sebagian kota Jakarta akan terhambat, terlebih lagi PLTGU ini memasok kawasan-kawasan VVIP seperti Istana Presiden, Gedung MPR dan gedung-gedung pemerintahan lainnya.
Saya berharap ada solusi dari pemerintah dan instansi terkait. Harus ada tindakan yang bersifat preventif, dimana konsep Modernisasi, Lingkungan Hidup dan Kepentingan Umum dapat berjalan bersamaan tanpa saling menghancurkan. Jika hal ini dapat terpenuhi, saya yakin Indonesia dapat mengungguli negara-negara tetangga mengingat sumber daya Indonesia yang melimpah ruah.
"If your actions inspire others to dream more, learn more, do more and become more, you are a leader."
Rabu, 23 Januari 2013
When the reality is not as beautiful dream
That afternoon I walked down Gangga beach to Tanjung. Along the way which I think is just mind blank without content. It is not a new thing I feel like it, usually on Friday nights when I was in Surabaya, I always found time to be silent, see the atmosphere of the city in the Garden hump. Just sit alone without anyone.
Thoughts began to walk about the journey of my life so far, from problems in the family, my relationship with someone and of course education I live today. All of it mixed up asking the right decisions and fast. But what is the mind only one and had to try to decipher it one by one.Sometimes people see a problem in one side. The problem is like a coin. The problem has many points of view, depending on how one look at it. The problem is like a mirage, sometimes look "wet" from a distance, but "dry" when right in front of us. Not how we look at the problem, but how do we try to receive and react to it.
As a man of course, we ever dreamed, ever dreamed as President or aspiring to be a doctor, imagine the wonderful life to live, but often the reality is contrary to our dreams. It is not possible we will face in the fact that we never imagined would happen. As a result, disappointed, anxious, moody, pessimistic and looking at something with a negative.
Then turn my way, I've found the answer. The answer is "ME", I had to make a decision, I live, and I also bear the risk decision. So any decision, good or bad effect you must take responsibility for your decision. I realized I was not a child anymore, it's not a mature age, but how you act, think and make a decision.
And until now, the reality is not going to beautiful as a dream, a dream life is necessary, but never living the dream
Selasa, 22 Januari 2013
Sabar itu Ada Batasnya, karena Kitalah yang Membatasinya
Di sebuah rumah di tepian danau hiduplah seorang anak laki-laki dan seorang kakek paruh baya. Suatu hari anak laki-laki tersebut keluar dari kamarnya dengan teriakan nada marah, menggedor-gedor pintu dan memecahkan kaca di ruang tamu. Lelaki tua itu bertanya-tanya, dengan tenang ia bertanya "Apa yang kamu lakukan Nak ?" . Tidak menjawabnya, anak muda itupun berusaha lari ke tepian danau tanpa tahu apa yang dia lakukan. Ia pun berteriak "Bukankah sabar itu batasnya !!!" lalu melemparkan beberapa bongkahan batu ke arah danau.
Sang kakek menghampiri dan merangkul anak muda itu. Ia membawa masuk anak itu ke dalam rumah. Seraya berkata,
"Harusnya kamu tahu"
"Tahu apa kek ? Semua ini terjadi begitu saja, kesabaran ku tlah habis"
"Ya, karena itulah salahmu"
"Apa yang salah denganku ?"
"Kau sendiri yang membatasinya, kau yang membatasi kesabaran itu"
Kakek tersebut membawa segelas air putih dari dapur dan sekotak garam dapur. Ia memasukkan satu sendok makan garam ke dalam gelas itu lalu mengaduknya. Anak muda itu berkata,
"Apa ini bisa menyembuhkan amarah ku ?"
"Tidak bisa, aku hanya ingin kau meminumnya"
Anak itu pun meminumnya, karena rasanya asin ia pun memuntahkannya.
"Apa maksudmu memberikan minuman ini ? Rasanya asin tak karuan"
"Ya itulah gambaran hatimu"
Lalu kakek itupun membawa anak muda itu ke tepian danau, ia menebarkan sekotak garam dapur ke air danau tersebut.
"Cobalah kau minum air itu"
"Apa lagi ritual yang harus aku lakukan ?"
"Minumlah dan kau akan belajar, apa rasanya asin ?"
"Tidak, ini terasa payau, seperti biasa"
Kakek itupun duduk di bekas batang kelapa seraya berkata
"Itulah hatimu Nak, ketika kau membentuknya sebesar gelas tadi, maka garam akan terasa asin, itu yang kusebut masalah. Tapi ketika kau membentuknya seluas danau ini, masalah apapun yang kamu hadapi, niscaya itu tak akan terasa"
"Karena sesungguhnya kesabaran itu kau yang membatasinya, selama kau bisa menerima dengan ikhlas dan lapang dada.
Dan pemuda itu tersenyum, akhirnya dia telah belajar tentang kehidupan.
Sang kakek menghampiri dan merangkul anak muda itu. Ia membawa masuk anak itu ke dalam rumah. Seraya berkata,
"Harusnya kamu tahu"
"Tahu apa kek ? Semua ini terjadi begitu saja, kesabaran ku tlah habis"
"Ya, karena itulah salahmu"
"Apa yang salah denganku ?"
"Kau sendiri yang membatasinya, kau yang membatasi kesabaran itu"
Kakek tersebut membawa segelas air putih dari dapur dan sekotak garam dapur. Ia memasukkan satu sendok makan garam ke dalam gelas itu lalu mengaduknya. Anak muda itu berkata,
"Apa ini bisa menyembuhkan amarah ku ?"
"Tidak bisa, aku hanya ingin kau meminumnya"
Anak itu pun meminumnya, karena rasanya asin ia pun memuntahkannya.
"Apa maksudmu memberikan minuman ini ? Rasanya asin tak karuan"
"Ya itulah gambaran hatimu"
Lalu kakek itupun membawa anak muda itu ke tepian danau, ia menebarkan sekotak garam dapur ke air danau tersebut.
"Cobalah kau minum air itu"
"Apa lagi ritual yang harus aku lakukan ?"
"Minumlah dan kau akan belajar, apa rasanya asin ?"
"Tidak, ini terasa payau, seperti biasa"
Kakek itupun duduk di bekas batang kelapa seraya berkata
"Itulah hatimu Nak, ketika kau membentuknya sebesar gelas tadi, maka garam akan terasa asin, itu yang kusebut masalah. Tapi ketika kau membentuknya seluas danau ini, masalah apapun yang kamu hadapi, niscaya itu tak akan terasa"
"Karena sesungguhnya kesabaran itu kau yang membatasinya, selama kau bisa menerima dengan ikhlas dan lapang dada.
Dan pemuda itu tersenyum, akhirnya dia telah belajar tentang kehidupan.
Langganan:
Postingan (Atom)







