Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Desember 2013

SADGENIC BOOK

suatu hari seorang teman menanyakan pada saya, apakah saya pernah membaca buku SADGENIC. Hmm saya tidak memiliki bukunya namun saya gemar sekali membuka web nya. SADGENIC adalah karya dari Rahne Putri .

Kata-katanya yang menarik membuat saya gemar membaca karya karyanya, terkadang saya juga membuat puisi dengan gaya kata yang hampir sama, meskipun tak sehebat dia.
Kalo uda denger puisinya apalagi dari rekaman yg ada di souncloud, lumerr deh pokoknya.
Dunia nya seperti bercerita, tergambar di pikiran saya.

"Aku ingin berkenalan dengan masa lalumu dan menemani masa depanmu. Sekarang di bangku masing-masing, biarlah mata ini saling menjabat, dan hati semakin tertambat." -Rahne Putri

Dulu sewaktu SMA saya rajin bikin puisi. Kadang-kadang saya kasi ke temen-temen sekelas. Cewek kan paling suka dibikinin puisi. Tapi masalahnya saya kurang berani ngasi langsung (Dan belum pernah nyoba langsung). Bisa malu kalo ternyata isinya jelek. Bahkan saya pernah bikin lagu, tapi lupa aku taruh dimana filenya.

Tapi sekarang otak mellow saya uda berkurang. Tapi kadang masi sering sih bikin puisi-puisi kecil buat mantan. Puisi itu tempat orang curhat tapi tersirat, tempat orang berkata lewat bisikan dan tempat orang membelai tanpa sentuhan.








"Cinta memang gag bikin bumi berputar, tapi cinta lah yang bikin perputarannya lebih berharga"

Selasa, 19 Februari 2013

Aku ingin kamu mengerti

Aku sebenarnya orang yang biasa,
aku bukanlah laki-laki baik seperti yang kau kira
aku hanyalah cowok biasa, pria biasa dan seperti pada umumnya

Aku bukanlah orang dengan rasa sabar yang tanpa batas
Aku bukanlah orang yang senang mengalah
Dan aku bukan lah seorang manusia yang mudah memaafkan orang lain

Aku ini orang yang penuh dengan emosi
Orang yang tak memikirkan diriku sendiri
Orang yang tak percaya akan perencanaan, yang aku tau hanya bagaimana bisa senang hari ini

Dan dia merubahnya
Dan dia secara tak langsung membuatku tak sama
Dan akupun berbeda
Aku berusaha mengerti...

Sifat asliku ku buang jauh, terpendam di dalam tulang-tulangku
Emosi itu tertahan kuat, di dalam lubuk hati
Rasa iri dan egois itu tak pernah ku usik lagi
Meski harus jujur, sulit menahan itu
Tapi aku harus mengerti....

Dan kami berjalan begitu jauh tanpa bisa saling melihat
Kami bertemu di persimpangan dan lalu terpisah lagi

Cara kami berbeda
Cinta kami berbeda
Dan itu karna pikiran kami juga berbeda
Dan aku ingin slalu mengerti....

Dan aku ingin kamu mengerti kalau aku selalu mencoba untuk mengerti hal-hal yang sesungguhnya tak ku mengerti. Dan sekali lagi, aku mengerti...

Sabtu, 21 April 2012

SALAH

solat
Salah terlalu marah
Merah itu darah
Lelah aku marah
Lebih baik bila salah

Aku marah
Dan berdarah
Karena kusalah
Dan terlalu lelah

Maaf bila kusalah
Bukan karna kumarah
Mungkin ku hanya lelah

Dulu

bun
Itu dulu
Tlah berlalu

Dulu
Itu yang lalu

Lalu
Teringat slalu

Kau berlalu
Aku malu
Kau terlalu kaku

Karena kau slalu
Teringat slalu